42020Jul
PROTOKOL KESEHATAN PENGGUNA TRANSPORTASI UMUM

PROTOKOL KESEHATAN PENGGUNA TRANSPORTASI UMUM

7 langkah protokol kesehatan pengguna transportasi umum selama masa pandemi Covid-19


Masyarakat yang telah kembali bekerja di kantor perlu mengutamakan aman COVID-19, khususnya mereka yang menggunakan moda transportasi umum. Penularan virus SARS-CoV-2 masih berlangsung hingga kini. Gugus Tugas Nasional meminta setiap individu untuk mengutamakan protokol kesehatan untuk mengurangi risiko terpapar COVID-19.


Berikut 7 langkah protokol kesehatan pengguna transportasi umum :

  1. Memastikan diri dalam kondisi yang sehat. Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek atau nyeri tenggorokan atau bahkan sesak napas, tetaplah di rumah.
  2. Calon penumpang disarankan menggunakan kendaraan umum yang berpenumpang tebatas apabila benar-benar memerlukan transportasi umum.
  3. Calon penumpang wajib menggunakan masker saat melakukan perjalanan dan selama berada di moda transportasi.
  4. Menjaga kebersihan tangan dengan sering cuci tangan atau minimal menggunakan hand sanitizer.
  5. Calon penumpang menghindari untuk menyentuh area wajah, seperti mata hidung dan mulut, terutama kalau tangan kotor.
  6. Tetap perhatikan jaga jarak aman minimal satu meter dengan orang lain.
  7. Jika kondisi kendaraan umum padat, penerapan jaga jarak sulit diterapkan, penggunaan pelindung wajah atau face shield bersama masker sangat direkomendasikan sebagai perlindungan tambahan.

Berdasarkan survei sosial demografi dampak COVID-19, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, sebanyak 82,5% responden memilih opsi selain transportasi umum. Sementara, sisanya masih aktif menggunakan transportasi umum.


“Patuhi protokol kesehatan, dan pastikan kita aman dari COVID-19. Disiplin adalah kunci dari berhasilnya adaptasi ini dan keberhasilan adaptasi kebiasaan baru menentukan berhasilnya kita tetap produktif dan aman COVID-19.”


Kesehatan Anda Adalah Kepedulian Kami
#rsdinda #AyoSehat #BersamaRSDinda